
Dunia bawah laut "The Little Mermaid" kembali memukau penonton di seluruh dunia melalui adaptasi live-action yang dirilis pada 26 Mei 2023. Film ini membawa kisah klasik Disney ke layar lebar dengan sentuhan modern dan perbincangan budaya yang signifikan.
Disutradarai oleh Rob Marshall, film ini menampilkan Halle Bailey sebagai putri duyung Ariel, yang bersemangat ingin menjelajahi dunia manusia. Penampilannya mendapat pujian luas dari para kritikus, yang banyak menyebutnya "luar biasa" dan "sempurna" dalam memerankan karakter ikonik tersebut. Bergabung dengan Bailey adalah jajaran pemeran berbakat lainnya, termasuk Jonah Hauer-King sebagai Pangeran Eric, Melissa McCarthy yang memerankan penyihir laut licik Ursula, dan Javier Bardem sebagai Raja Triton. Selain itu, Daveed Diggs mengisi suara Sebastian si kepiting, Awkwafina sebagai Scuttle si burung camar, dan Jacob Tremblay sebagai Flounder si ikan.
Musik tetap menjadi jantung dari "The Little Mermaid" versi live-action ini. Film ini menghadirkan lagu-lagu tercinta dari film animasi tahun 1989 yang diciptakan oleh Alan Menken dan Howard Ashman, serta menambahkan lagu-lagu baru yang ditulis oleh Menken dan Lin-Manuel Miranda. Perpaduan melodi klasik dan komposisi segar ini memperkaya pengalaman musikal film tersebut.
Secara naratif, film ini mengikuti alur cerita Ariel yang terpesona oleh dunia di atas laut, menyelamatkan Pangeran Eric, dan kemudian membuat kesepakatan dengan Ursula untuk menjadi manusia. Namun, lebih dari sekadar hiburan, adaptasi ini memicu diskusi budaya yang mendalam. Penentuan peran Halle Bailey sebagai Ariel, seorang aktris kulit hitam, memunculkan reaksi yang beragam. Meskipun ada beberapa reaksi negatif rasis, banyak pula sambutan positif yang luar biasa, terutama dari anak-anak perempuan kulit hitam yang merasa terwakili untuk pertama kalinya melihat Ariel yang menyerupai mereka di layar lebar. Para ahli budaya menyoroti pentingnya representasi semacam ini bagi identitas dan harga diri anak-anak.
Dari segi finansial, "The Little Mermaid" berhasil meraup $569,6 juta secara global. Angka ini melampaui pendapatan kotor film animasi aslinya di seluruh dunia. Di Amerika Serikat dan Kanada, film ini menjadi film terlaris keenam pada tahun 2023. Meskipun demikian, beberapa analisis menunjukkan bahwa film ini diperkirakan mengalami kerugian kecil jika memperhitungkan biaya produksi yang tinggi, sekitar $355,1 juta, dan biaya pemasaran yang dilaporkan sekitar $140 juta. Film ini juga telah tersedia untuk unduhan digital mulai 25 Juli 2023, dan streaming di Disney+ sejak 6 September 2023.
Melalui perpaduan visual yang memukau, penampilan yang kuat, dan resonansi budaya yang signifikan, "The Little Mermaid" versi live-action ini menawarkan cara baru yang "asyik banget" untuk bermain-main di dunia bawah laut yang magis, sekaligus menegaskan kembali kekuatan cerita klasik yang dapat diinterpretasikan ulang untuk generasi modern.