
Geliat dunia koleksi action figure di Jakarta semakin menunjukkan fenomena menarik, di mana miniatur karakter favorit ini tidak lagi sekadar mainan, melainkan aset bernilai tinggi yang harganya bisa menyaingi satu unit mobil. Hobi ini telah bertransformasi menjadi gaya hidup modern yang menggabungkan nostalgia, seni, dan investasi, menarik perhatian kolektor dari berbagai kalangan.
Para kolektor rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan figur langka atau edisi terbatas. Beberapa action figure termahal di dunia, seperti Original G.I. Joe dari tahun 1964, pernah terjual seharga Rp2 miliar, sementara action figure Obi-Wan Kenobi dari Star Wars mencapai Rp1 miliar. Bahkan, Bib Fortuna, karakter minor Star Wars, pernah dihargai Rp670 juta di lelang pada tahun 2019. Contoh lain termasuk Mego Elastic Batman senilai Rp250 juta dan McFarlene Toys Babe Ruth seharga Rp225 juta. Meskipun angka-angka fantastis ini kerap ditemukan di pasar global, tren kenaikan nilai juga sangat terasa di Indonesia, khususnya Jakarta. Beberapa koleksi langka di pasar lokal dilaporkan mencapai belasan juta rupiah.
Mahalnya harga action figure didorong oleh beberapa faktor utama. Produksi yang terbatas menjadi salah satu penyebab utama, di mana karakter tokoh sering tidak dibuat secara massal. Selain itu, penggunaan bahan baku berkualitas tinggi seperti plastik, vinyl, atau resin, serta proses produksi yang rumit dengan teknik injeksi, casting, dan pencetakan 3D, turut menambah nilai. Desain yang kompleks dengan detail tinggi, penggunaan warna dan teknik pengecatan khusus, serta banyaknya aksesori dan properti yang disertakan, semuanya berkontribusi pada harga jual yang tinggi. Lisensi resmi dari merek terkenal seperti Hot Toys, Bandai, atau Sideshow Collectibles juga memegang peranan penting dalam menentukan harga, karena menjamin keaslian dan kualitas.
Bagi sebagian kolektor, action figure bukan hanya pajangan, tetapi juga instrumen investasi. Nilai jualnya bisa terus meningkat seiring waktu, terutama untuk edisi terbatas atau figur eksklusif yang kondisinya masih tersegel dalam kotak asli. Komunitas pecinta action figure di Jakarta sangat aktif, baik melalui pertemuan langsung maupun forum daring. Mereka berbagi tips perawatan koleksi, mengadakan pameran, lelang, dan diskusi mengenai perkembangan industri figur.
Jakarta memiliki beragam toko hobi yang menjadi surga bagi para kolektor. Multi Toys, misalnya, dikenal sebagai distributor resmi untuk merek-merek ternama seperti Hot Toys dan Bandai. Toko-toko lain yang populer termasuk Hobby Japan, Jakarta Hobby, Unicorn Toys, Jakarta Toys Club, Diabolique Toys, VVIP TOYS Collectibles Store, dan Kyou Hobby Shop di Lotte Mall.
Selain toko-toko, berbagai pameran dan festival rutin diadakan di Jakarta, menjadi ajang bagi para kolektor untuk berburu item baru, langka, atau pre-order. Jakarta Toys & Comics Fair, yang diselenggarakan setiap tahun, menjadi salah satu agenda penting bagi pecinta pop culture dan mainan koleksi. Acara serupa seperti ICC x INACON dan TOYSLANDER X juga menjadi magnet bagi komunitas hobi, menawarkan produk eksklusif dan kesempatan untuk melihat kolaborasi spesial.
Hobi mengoleksi action figure telah jauh melampaui sekadar mainan anak-anak. Di Jakarta, ini adalah cerminan dari kecintaan terhadap budaya pop, apresiasi terhadap detail seni, dan bahkan sebuah bentuk investasi yang menjanjikan, di mana sebuah figur kecil dapat memiliki nilai sebesar kendaraan mewah.