Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Gebrakan Luna Maya: Executive Producer Hadirkan Nuansa Baru di Film Sosok Ketiga: Lintrik

2025-11-19 | 20:17 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-19T13:17:50Z
Ruang Iklan

Gebrakan Luna Maya: Executive Producer Hadirkan Nuansa Baru di Film Sosok Ketiga: Lintrik

Aktris kenamaan Luna Maya kembali menunjukkan dedikasinya di industri perfilman Indonesia, kali ini dengan menjabat sebagai Produser Eksekutif untuk film horor terbarunya, "Sosok Ketiga: Lintrik". Peran ganda ini bukanlah hal baru bagi Luna, yang sebelumnya juga pernah duduk di kursi produser eksekutif untuk beberapa judul film seperti "Sumala", "Gundik", dan "GJLS: Ibuku Ibu-ibu". Ia menyampaikan ambisinya untuk selalu terlibat sebagai Produser Eksekutif di setiap film yang ia bintangi.

"Sosok Ketiga: Lintrik" merupakan film horor garapan sutradara Fajar Nugros di bawah rumah produksi Leo Pictures, dengan Agung Saputra sebagai produser utama. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 6 November 2025. Meskipun memiliki judul yang serupa, Agung Saputra menegaskan bahwa film ini adalah karya yang berdiri sendiri dan bukan sekuel maupun prekuel dari film "Sosok Ketiga" yang dirilis pada tahun 2023.

"Sosok Ketiga: Lintrik" menghadirkan kisah horor psikologis yang dibalut budaya Jawa, mengisahkan tentang pasangan muda Andin (Adinda Thomas) dan Aryo (Wafda Saifan) yang kehidupan pernikahannya diguncang oleh kehadiran pihak ketiga, Naura (Aulia Sarah). Naura diceritakan menggunakan ilmu pelet kuno bernama "Lintrik" untuk merebut Aryo sepenuhnya dari Andin. Ilmu pelet Lintrik sendiri adalah praktik mistis yang diyakini berasal dari tradisi Jawa Timur, menggunakan media kartu remi untuk mengikat dan menguasai hati seseorang. Teror mistis akibat penggunaan ilmu hitam ini kemudian menyeret Andin dan keluarganya ke dalam lingkaran kejadian gaib yang mengerikan. Selain Adinda Thomas, Wafda Saifan, dan Aulia Sarah, film ini juga dibintangi oleh Atiqah Hasiholan sebagai Mbah Ayu, Nugie sebagai Pakde Bagyo, Adzwa Aurel sebagai Amara, dan Alifa Lubis.

Keterlibatan Luna Maya dalam proyek ini dimulai dari tawaran investasi film sebelumnya yang sempat ia tolak karena fokus pada persiapan pernikahannya. Namun, ketika Agung Saputra datang dengan konsep "Sosok Ketiga: Lintrik", Luna merasa sangat tertarik setelah membaca ringkasan cerita dan skenarionya yang ditulis oleh Fidya T. Ariestya. Ia melihat adanya kekuatan besar dalam naskah tersebut. Sebagai Produser Eksekutif, Luna Maya membawa pendekatan baru dalam penceritaan, dengan menjanjikan plot twist serta menghadirkan kisah yang kuat, visual yang menarik, dan dekat dengan budaya Indonesia. Ia juga menyebutkan bahwa film ini menggabungkan unsur horor, mistis, dan drama rumah tangga dengan sentuhan kearifan lokal, menawarkan cerita yang sederhana namun dikemas secara menarik, serta sangat relevan dengan realita kehidupan masyarakat yang kerap diwarnai konflik rumah tangga dan kepercayaan mistis. Pengangkatan tema ilmu hitam, pelet, dan konflik rumah tangga ini diharapkan dapat membuka ruang diskusi publik mengenai trauma, identitas, dan kesehatan mental dalam konteks budaya Jawa.