Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Film "Yang Terluka" Menguak Jerat Kekerasan Digital yang Menjerat Perempuan

2025-11-30 | 11:20 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-30T04:20:02Z
Ruang Iklan

Film "Yang Terluka" Menguak Jerat Kekerasan Digital yang Menjerat Perempuan

Rumah produksi Project69 (P69) tengah menggarap sebuah film drama thriller berjudul "Yang Terluka" yang mengangkat isu krusial mengenai kekerasan berbasis digital terhadap perempuan. Film ini bertujuan untuk menyoroti luka mendalam yang dialami para korban di era digital saat ini.

Disutradarai dan ditulis oleh Rico Michael, "Yang Terluka" terinspirasi dari sejumlah kasus nyata kekerasan seksual berbasis digital yang marak terjadi di masyarakat Indonesia. Rico Michael menyatakan bahwa film ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk refleksi sosial terhadap realitas yang sering diabaikan. Ia menyoroti bagaimana tubuh perempuan kerap dieksploitasi, harga diri mereka direnggut, dan suara mereka dibungkam oleh sistem yang seringkali memihak pelaku yang umumnya adalah pria.

Beberapa inspirasi nyata di balik naskah film ini termasuk kisah tragis seorang perempuan di Malang yang mengakhiri hidupnya setelah video pribadinya tersebar, serta seorang siswi SMA di Kalimantan Barat yang diancam oleh mantan pacarnya karena menolak berhubungan kembali. Fenomena konten deepfake yang memalsukan wajah perempuan untuk video pornografi juga menjadi salah satu latar belakang yang menguatkan ide pembuatan film. Selain itu, Rico Michael juga menyebutkan inspirasi dari pengalaman Harrum Chens, seorang atlet asal Bali yang menjadi korban kejahatan siber setelah video intimnya disebarkan dan diperjualbelikan oleh suaminya sendiri. Ia menambahkan bahwa ratusan laporan kekerasan digital di Komnas Perempuan yang tak kunjung ditangani secara tuntas turut menjadi pemantik utama dalam pembuatan film ini.

Produser Donnie Sjech menegaskan bahwa "Yang Terluka" bukan hanya sebuah tontonan, melainkan sebuah gerakan untuk mengubah narasi tentang perempuan. Ia berharap film ini dapat menyampaikan pesan bahwa rasa malu seharusnya milik pelaku, bukan korban, serta tubuh dan martabat perempuan tidak boleh menjadi alat penghakiman. Film ini diharapkan dapat membuka ruang diskusi, empati, dan kesadaran publik mengenai kekerasan terhadap perempuan.

Film "Yang Terluka" dibintangi oleh Vinessa Inez sebagai karakter utama bernama Raras, seorang mantan atlet taekwondo yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual oleh suaminya. Deretan aktor dan aktris ternama lainnya yang terlibat termasuk Dennis Adhiswara, Chika Waode, Dwi Sasono, Rifky Balweel, Fanny Ghassani, Jinan Safa, Sari Koeswoyo, Gibran Marten, dan Djenar Maesa Ayu yang memerankan karakter Madam Rahayu. Proses produksi film ini telah memasuki tahap syuting, dengan lokasi pengambilan gambar di Pengadilan Negeri Bogor Kelas 1A pada pertengahan November 2025, setelah menjalani tahap workshop dan reading.