Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Dukun Magang: Horor Komedi Unik yang Mengadu Logika dan Mistik Warisan

2025-11-26 | 01:51 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-25T18:51:40Z
Ruang Iklan

Dukun Magang: Horor Komedi Unik yang Mengadu Logika dan Mistik Warisan

Film horor komedi "Dukun Magang" yang disutradarai Chiska Doppert siap menyajikan tontonan segar yang membenturkan akal sehat modern dengan ilmu warisan tradisional. Film ini diproduseri oleh Denny Januar dan ide ceritanya berasal dari Ki Semar RBS, yang berangkat dari kegelisahan melihat banyak anak muda memutus hubungan dengan tradisi karena merasa sudah modern.

Cerita utama berpusat pada Raka, seorang mahasiswa skeptis yang diperankan oleh Jefan Nathanio, dengan satu tujuan sederhana: lulus skripsi. Takdir membawanya pulang ke Desa Kalimati bersama Sekar, mahasiswi cerdas yang diperankan Hana Saraswati dan ternyata adalah pewaris tradisi keluarganya. Sebuah kesalahan fatal yang dilakukan Raka menyebabkan Kuntilanak Hitam yang telah terkurung selama 12 tahun akhirnya terlepas, menebar teror di desa tersebut.

Untuk menebus kesalahannya, Raka terpaksa "magang" menjadi murid dukun legendaris, Mbah Djambrong, yang diperankan oleh Adi Sudirja. Perjalanan "magang" Raka ini penuh dengan ritual yang kocak sekaligus mencekam, mulai dari topo patigeni, meracik sesajen ayam belang telon, hingga berburu tali pocong perawan. Jefan Nathanio sendiri mengaku harus keluar dari zona nyamannya untuk memerankan karakter Raka yang dipaksa percaya pada hal-hal tak masuk akal, mengingat ia adalah pribadi yang sangat logis. Ia bahkan mencari referensi dengan berbicara kepada orang-orang yang memiliki pengalaman serupa dengan fenomena gaib.

Film ini secara visual juga menekankan benturan dua dunia tersebut. Dunia kampus digambarkan dengan suasana yang terang, bersih, dan modern, sementara Desa Kalimati tampil remang, berasap dupa, dan berpalet tanah, menciptakan kontras yang kuat antara rasionalitas dan mistisisme. Komedi dalam film ini tidak hanya mengandalkan lelucon verbal, melainkan muncul dari reaksi manusiawi para tokoh dalam menghadapi kengerian, seperti waktu takutnya karakter Boiman yang selalu salah momen atau ayam jago yang berkokok setiap kali Mbah Djambrong akan mengucapkan hal penting.

Selain Jefan Nathanio, Hana Saraswati, dan Adi Sudirja, film ini juga dimeriahkan oleh penampilan komika seperti Fajar Nugra, Wira Nagara, Mo Sidik, Dodit Mulyanto, Mang Osa, dan Norma Cinta, yang siap menambah warna dan humor dalam cerita. Produksi "Dukun Magang" dilakukan di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, dengan kolaborasi bersama BUMDes Tirta Mandiri Ponggok. Film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2026. Penonton juga disarankan untuk tetap berada di kursi mereka setelah film berakhir, karena "Dukun Magang" menyertakan adegan pasca-kredit yang mengisyaratkan dunia gaib yang lebih luas, membuka potensi untuk kelanjutan cerita.