
Aktor Chicco Jerikho mengungkapkan kedalaman emosinya saat memerankan Jonathan Latumahina, ayah dari David Ozora, dalam film berjudul Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel. Chicco mengaku merasakan beban batin yang luar biasa, membuatnya kelelahan secara mental ketimbang fisik selama proses syuting. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 4 Desember 2025.
Chicco Jerikho menyoroti bahwa perannya sebagai Jonathan Latumahina bukanlah sekadar akting biasa. Sebagai seorang ayah, ia merasa memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan karakter tersebut, memungkinkannya merasakan betul rasa sakit dan perjuangan seorang ayah yang harus melihat anaknya terbaring koma. Ia bahkan mengaku emosinya terkuras hingga terbawa ke kehidupan pribadinya setelah syuting, di mana ia langsung memeluk anaknya setelah pulang ke rumah.
Sebelum terlibat dalam proyek film ini, Chicco telah mengikuti kasus penganiayaan David Ozora secara intensif dan mengaku menjadi salah satu orang yang sangat marah atas kejadian brutal yang menimpa David. Ketertarikannya yang mendalam pada kasus tersebut mendorongnya untuk secara pribadi menghubungi Jonathan Latumahina guna memberikan dukungan, yang kemudian berlanjut menjadi pertemanan.
Dalam upaya mendalami perannya, Chicco Jerikho banyak berdiskusi dengan Jonathan Latumahina. Ia bahkan meminta Jonathan hadir di beberapa adegan penting dan sesi pembacaan naskah untuk memahami perasaan dan pikiran Jonathan saat kejadian pilu tersebut. Jonathan bahkan berbagi daftar putar musik favoritnya untuk membantu Chicco menyelami kedalaman emosi dan spiritualitas karakter yang ia perankan. Chicco mengakui bahwa salah satu adegan paling menyayat hati adalah dialog dengan dokter yang menyampaikan bahwa harapan hidup David hanya tersisa dua persen, momen yang hampir membuatnya meneteskan air mata saat mengingatnya.
Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, yang disutradarai oleh Anggy dan Bounty Umbara, mengangkat kisah nyata penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy Satriyo pada 20 Februari 2023. Kasus ini menyita perhatian publik nasional dan internasional, terutama karena latar belakang pelaku. Melalui film ini, Chicco berharap dapat menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya melawan bullying dan penyalahgunaan kekuasaan, serta agar tidak ada lagi korban seperti David Ozora di masa mendatang. Sekitar 80 persen lokasi syuting film ini dilakukan di rumah sakit, menggambarkan perjuangan Jonathan yang tak kenal lelah untuk keadilan anaknya.
Selain Chicco Jerikho, film ini juga dibintangi oleh Muzakki Ramdhan sebagai David Ozora, serta Tika Bravani, Donny Damara, Erdin Werdrayana, Annisa Kaila, dan Mathias Muchus.